Bobol ATM dan Kartu Kredit Hingga Ratusan Juta, Pria Ini Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tulungagung

TULUNGAGUNG - Berakhir sudah aksi TA (31) dalam mengeruk uang milik bosnya sendiri.

Wanita Pengedar Sabu Ditulungagung Ditangkap Polsek Bandung

TULUNGAGUNG - Seorang perempuan berinisial NH (36) yang beralamat di dusun. BesukI desa. Besuki kecamatan Bandung kabupaten Tulungagung harus.

Humas Polda Jatim Raih 2 Kategori Penghargaan dari Div Humas Polri

ULUNGAGUNG - Humas Polda Jatim raih dua penghargaan dari Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas) Polri, atas partisipasinya secara aktif dalam

Sambut HUT Bhayangkara 75, Polres Tulungagung Gelar Vaksinasi Covid-19

Tulungagung- Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-75, Polres Tulungagung menggelar vaksinasi covid-19 massal.

Tingkatkan Iman dan Taqwa, Anggota Polres Tulungagung Sinau Kitab Kuning

TULUNGAGUNG - Salah satu upaya Polres Tulungagung dalam meningkatkan iman dan taqwa terhadap personil Polri dan Pegawai Negeri Sipil Polri yakni dengan menggelar pembinaan rohani dan mental (binrohtal) yang digelar secara rutin di Masjid Al Hafidz

Selasa, 30 September 2025

Respons Cepat 110, Polres Malang Tangani Bencana di Kepanjen

 

MALANG – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (28/9/2025) sore. Akibatnya, 21 rumah warga di Desa Mangunrejo mengalami kerusakan ringan pada bagian atap.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Angin kencang menerjang beberapa RT di Dusun Mangir, Desa Mangunrejo, hingga membuat warga panik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.


Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan laporan kejadian awal diterima melalui layanan darurat Call Center Polri 110. 


Personel Polsek Kepanjen bersama aparat gabungan langsung turun ke lokasi untuk membantu warga.


“Begitu laporan masuk melalui 110, tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, hingga pemerintah desa langsung bergerak melakukan penanganan. Kami pastikan respons cepat selalu diberikan untuk membantu masyarakat,” kata Bambang, Senin (29/9/2025).


Ia menambahkan, petugas bersama relawan telah melakukan pembersihan material serta memberikan bantuan darurat berupa terpal untuk menutup atap rumah warga yang rusak. 


Selain itu, dilakukan pula pendataan untuk penyaluran paket sembako bagi keluarga terdampak.


“Kerusakan tercatat pada 21 rumah, kategori ringan di bagian atap. Untuk kebutuhan mendesak, sudah disiapkan terpal dan paket sembako agar masyarakat bisa tetap beraktivitas dengan baik pascakejadian,” jelas AKP Bambang.


Dalam penanganan kejadian ini, sejumlah unsur terlibat mulai dari BPBD, TNI-Polri, Muspika Kepanjen, Tagana, pemerintah desa, hingga kelompok masyarakat setempat. 


Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi pascaangin kencang.


“Kami mengimbau warga tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Jika ada kejadian darurat, segera hubungi Call Center Polri 110 untuk mendapatkan respons cepat,” pungkas AKP Bambang. (*)

Share:

Polda Jatim Bantu Evakuasi Korban Runtuhnya Bangunan Pesantren di Sidoarjo

 

SIDOARJO  - Suasana duka menyelimuti Lembaga Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, setelah bangunan di lingkungan pondok pesantren tersebut roboh pada Senin (29/9/2025) sore. 


Insiden ini terjadi saat para santri putra tengah bersiap melaksanakan salat asar berjemaah di musala. 


Bangunan yang roboh diketahui merupakan gedung berlantai tiga, sementara diatasnya baru dilakukan pengecoran untuk lantai berikutnya, dan bagian lantai dasar digunakan untuk musala. 


Hingga saat ini, penyebab robohnya bangunan tersebut masih belum dapat dipastikan. 


Petugas gabungan bersama pihak keamanan pondok pesantren masih terus melakukan penyisiran di antara puing-puing untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.


Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan peristiwa tersebut. 


"Data Sementara jumlah total sebanyak 83 korban yang berhasil di evakuasi,"kata Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat ditemui dilokasi kejadian,Selasa malam (29/9).


Menurutnya, pihak kepolisian gabungan telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pengamanan di lokasi.


Kombes Pol Abast juga mengatakan Polda Jatim menurunkan 1 pleton Sabhara, 1 pleton Brimob, serta didukung 3 SSK dari Polresta Sidoarjo. 


"Hingga kini, puluhan korban sudah dievakuasi ke Tiga rumah sakit, yakni RS Siti Hajar, RSUD Sidoarjo, dan RS Delta Surya Sidoarjo,” ungkap Kombes Pol Jules Abraham Abast.


Adapun data rincian korban per pukul 20.30 WIB, di RS Siti Hajar tercatat 45 orang, terdiri dari 44 korban luka berat maupun ringan, serta 1 korban meninggal dunia, sedangkan di RSUD Sidoarjo terdapat 34 korban luka-luka, dan di RS Delta Surya 4 korban luka-luka. 


"Jumlah pasti korban masih dalam proses pendataan, mengingat proses evakuasi dan penyisiran reruntuhan bangunan masih berlangsung hingga malam ini,"pungkas Kombes Pol Abast.


Aparat kepolisian bersama tim SAR, TNI, BPBD, serta relawan terus berupaya mengevakuasi korban dan melakukan langkah pengamanan lanjutan. (*)

Share:

Gelar Dialog Publik Bareng Koalisi Masyarakat Sipil, Kapolri: Serap Aspirasi untuk Jaga Ruang Demokrasi

  


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa kegiatan dialog publik yang menghadirkan koalisi masyarakat sipil serta lembaga lainnya, bertujuan untuk menyerap langsung aspirasi, kritik dan saran untuk kebaikan institusi Polri ke depannya. 


Sigit menegaskan, segala masukan ataupun kritik akan diserap oleh Polri terutama hal yang bisa memperkuat dan menjaga ruang demokrasi Indonesia. Diskusi itu sendiri mengusung tema Penyampaian pendapat di muka umum hak dan kewajiban, tindakan anarkistis menjadi tanggung jawab hukum.


"Tentunya kami ingin mendengar langsung baik dari masyarakat Sipil terhadap apa yang harus Polri lakukan ke depan dalam menjaga ruang demokrasi agar tetap berjalan dengan lancar, aman, dan juga pesan tersampaikan," kata Sigit di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (29/9/2025).


Sigit menyebut, kegiatan dialog ataupun diskusi bakal dilakukan terus ke depannya. Hal ini, kata Sigit penting dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat, dengan harapan bisa menjadikan Polri sebagai institusi yang diharapkan dan dicintai masyarakat. 


"Karena ada peristiwa kerusuhan tentunya ini juga menjadi diskusi nanti selanjutnya dengan beliau-beliau bagaimana mengantisipasi solusi ke depannya dan bagaimana kita harus melakukan pemilahan mana yang bisa diproses, mana yang kemudian kita berikan restoratif, dan mana yang kemudian ke depan harus kita lebih edukasi baik dari sisi polri maupun juga teman-teman yang lain. Mungkin itu sebagai hal beberapa kesimpulan yang kita dapat," papar Sigit. 


Dengan adanya kegiatan ini, Sigit juga memastikan bahwa Polri akan terus berupaya melakukan transformasi reformasi serta beradaptasi dengan segala bentuk tantangan zaman yang ada. 


"Ke depan tentu diskusi ini tidak hanya berhenti sampai di sini tapi terus bisa berlanjut mungkin dalam pertemuan-pertemuan lain yang bersifat informal dan tentunya kami Polri terus akan berupaya untuk melakukan perbaikan melakukan transformasi reformasi, hal-hal yang memang harus kita lakukan sesuai dengan perkembangan zaman," tutup Sigit. 


Dalam diskusi tersebut turut mengundang 10 narasumber yaitu:

1. Prof. Dr. Franz Magnis Suseno (Guru Besar Filsafat STF Driyarkara)

2. Usman Hamid, S.H., M.Phil. (Direktur Amnesty Internasional Indonesia)

3. Rocky Gerung (Pengamat Politik)

4. M. Choirul Anam (Komisioner Kompolnas)

5. Ardi Manto Adi Putra (Direktur Imparsial)

6. Dimas Bagus Arya (Koordinator KontraS)

7. Muhammad Isnur (Ketua Umum YLBHI)

8. Julius Ibrani (Ketua Badan Pengurus Nasional PBHI)

9. Al Araf (Ketua Badan Pengurus Centra Initiative)

10. Iftitah Sari, S.H. (Sekjen / Manajer Program Institute For Criminal Justice Reform).

Share:

Senin, 29 September 2025

Polda Jatim Amankan Tersangka MF Alias P Diduga Kuat Terlibat Penghasutan Aksi Anarkis di Kediri

 

SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur telah menangkap tersangka berinisial MF alias P yang diduga terlibat dalam serangkaian aksi anarkis di Kota Kediri pada 30 Agustus 2025 lalu. 


Penangkapan dilakukan di rumah tersangka di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu (27/9/2025) lalu, sekitar pukul 15.00 WIB.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan bahwa sebelum melakukan penangkapan dan penggeledahan, penyidik telah berkoordinasi dengan ketua RT dan RW setempat. 


Saat penangkapan, tersangka dalam kondisi sendirian tanpa anggota keluarga.


Ditegaskan oleh Kombes Pol Abast, Polisi sempat komunikasi melalui video call dengan kakak tersangka dan bukti dokumentasi telah disimpan penyidik.


"Setelah penangkapan penyidik langsung menghubungi pihak keluarga tersangka, dalam hal ini kakak yang berada di Batam," terang Kombes Pol Abast,Senin (29/9/2025).


Pada saat pemeriksaan awal, MF alias P didampingi penasihat hukum dari YLBHI Surabaya dan adik kandungnya yang hadir langsung di Mapolda Jatim.


Menurut Kabid Humas Polda Jatim, sehari sebelum penangkapan, penyidik telah melakukan gelar perkara yang menetapkan MF alias P sebagai tersangka. 


"Penangkapan dan penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan serta mencegah tersangka menghilangkan barang bukti," terang Kombes Pol Abast.


Adapun peran MF alias P disebut berkaitan erat dengan tersangka SA yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kerusuhan di Kediri. 


“Yang bersangkutan aktif berkomunikasi dengan SA, menghasut untuk melakukan tindakan melawan hukum, termasuk pembakaran dan penyerangan fasilitas umum,” ujar Kombes Pol Abast.


Aksi anarkis yang dimaksud antara lain pembakaran Kantor Polres Kediri Kota, penyerangan Kantor DPRD Kota Kediri, perusakan pos Polisi, hingga pelemparan molotov ke arah aparat kepolisian.


Atas perbuatannya, MF alias P dijerat dengan Pasal 160 KUHP junto Pasal 187 KUHP junto Pasal 170 KUHP junto Pasal 55 KUHP tentang penghasutan, pembakaran, kekerasan terhadap orang atau barang, serta turut serta dalam tindak pidana.


Dalam penggeledahan di Yogyakarta, penyidik menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit handphone, laptop (MacBook), tablet, Lima kartu ATM, dan satu buku tabungan BCA milik tersangka. 


Sementara beberapa buku bacaan milik MF alias P dinyatakan tidak berkaitan langsung dengan perkara dan kemungkinan akan dikembalikan kepada tersangka atau keluarga. (*)

Share:

Kapolri Tegaskan Kehadiran Polisi Kawal Demokrasi, Bukan Batasi untuk Pendapat

 


Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kehadiran polisi di lokasi demonstrasi bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, bukan membatasi kebebasan berpendapat masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Sigit melalui sambutan video dalam dialog publik bertema “Penyampaian Pendapat di Muka Umum: Hak dan Kewajiban, Tindakan Anarkistis Menjadi Tanggung Jawab Hukum” yang digelar di PTIK, Jakarta Selatan, Senin (29/9/2025).


Dialog ini menghadirkan sejumlah narasumber seperti akademisi Franz Magnis Suseno, Rocky Gerung, Direktur Amnesty International Usman Hamid, anggota Kompolnas Choriul Anam, serta perwakilan KontraS Dimas Bagus.


“Kehadiran Polri bukan untuk membatasi, melainkan untuk menjamin agar kegiatan tersebut dapat dijalankan secara aman, tertib dan tidak mengganggu hak warga negara lainnya,” kata Sigit.


Ia menekankan Polri kini mengedepankan pendekatan pelayanan dan humanis dalam pengamanan demonstrasi. Pendemo juga diupayakan dapat berdialog dengan pemangku kepentingan terkait.

“Pendekatan ini menempatkan dialog dan komunikasi bersama stakeholder terkait untuk mau bersama-sama mendengarkan aspirasi yang disampaikan,” jelasnya.


Namun demikian, Sigit mengingatkan adanya potensi penyusupan yang bisa memicu kericuhan.

“Di sisi lain, realita dinamika di lapangan menunjukkan bahwa beberapa kegiatan penyampaian pendapat tidak hanya diikuti oleh pengunjuk rasa, tetapi juga ditumpangi oleh perusuh yang membuat kegiatan bergeser menjadi tindakan yang kontraproduktif yang berdampak pada tindakan anarkis, kerusuhan, dan korban jiwa,” ujarnya.


Kapolri memastikan jajaran Polri akan merespons sesuai prosedur demi meminimalkan dampak kericuhan dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia.

“Dalam menghadapi situasi tersebut, Polri senang bisa hadir untuk melindungi hak-hak masyarakat lain yang terganggu dengan tetap menjunjung tinggi HAM. Polri telah memiliki serangkaian SOP dalam penanganan unjuk rasa,” kata dia.


Melalui forum ini, Sigit berharap lahir gagasan konstruktif untuk meningkatkan profesionalisme kepolisian dalam penanganan aksi massa sekaligus menjaga ruang demokrasi. “Semoga forum diskusi ini dapat menjadi wadah strategis untuk merumuskan gagasan-gagasan konstruktif guna mewujudkan Polri yang lebih profesional dan dekat dengan masyarakat, serta adaptif dalam upaya memelihara stabilitas kamtibmas negeri,” ungkapnya.


“Khususnya dalam menjaga dan mewujudkan ruang demokrasi yang menjadi hak warga negara, sehingga suara kritis dapat terus disampaikan dalam rangka check and balances sebagai alat kontrol,” sambung dia

Share:

Operasi Tumpas Semeru 2025, Polres Madiun Kota Tetapkan 7 Tersangka , Amankan 1 Kg Ganja dan 15,91 Gram Sabu

 

KOTA MADIUN - Satuan Reserse Narkoba Polres Madiun Kota Polda Jawa Timur berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran narkotika selama pelaksanaan Operasi Tumpas Semeru 2025 yang berlangsung sejak 30 Agustus hingga 10 September 2025. 


Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan Tujuh tersangka yang terdiri dari Enam laki-laki dan Satu perempuan.


Dari hasil pengungkapan, petugas menyita barang bukti berupa sabu seberat 15,91 gram, ganja kering seberat 1,020 kilogram, tiga unit sepeda motor, dan tujuh unit ponsel yang diduga digunakan sebagai sarana transaksi. 


Barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolres Madiun Kota Polda Jatim untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.


Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, S.I.K.,melalui Kasihumas Iptu Ubaidilah menjelaskan bahwa hasil operasi ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas jaringan peredaran narkoba di wilayah hukumnya.


 “Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku untuk beraksi di Kota Madiun. Narkoba adalah musuh bersama yang merusak masa depan generasi muda,” tegas Iptu Ubaidilah, Senin (29/9).


Lebih lanjut, Kasihumas menambahkan, Polres Madiun Kota akan terus melakukan pemantauan dan tindakan tegas terhadap setiap bentuk peredaran narkoba, baik di tingkat pengguna maupun pengedar. 


Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika di lingkungannya.


“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Mari bersama-sama kita wujudkan Madiun sebagai kota yang bersih dari narkotika,” pungkasnya.(*)

Share:

Dukung Swasembada Pangan Nasional Polresta Malang Kota Targetkan Lahan 26,35 Hektar untuk Kuartal IV

 

KOTA MALANG – Polresta Malang Kota Polda Jatim bersama jajaran Forkopimda, kelompok tani, dan masyarakat melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 di Jl Mayjend Sungkono Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Sabtu (27/09)


Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional sekaligus mendukung Gerakan Pangan Murah Serentak di berbagai daerah.


Panen serentak usai mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi Soeharto, serta para Kapolda di seluruh Indonesia yang terpusat di Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan.


Didampingi Wakapolresta AKBP Oskar, Pejabat Utama (PJU), serta perwakilan petani, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono menegaskan panen ini sejalan dengan arahan Presiden RI agar Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dalam waktu sesingkat-singkatnya.


“Alhamdulillah Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III 2025 ini Polresta Malang Kota tetap komitmen mendukung penuh program pemerintah," ujar Kombes Nanang.


Ia mengatakan sesuai arahan Kapolri , Polresta Malang Kota terus meningkatkan koordinasi dengan kelompok tani, mulai dari tahap pembibitan, panen, hingga penyerapan hasil produksi.


Berdasarkan data monitoring, total luas lahan jagung di wilayah hukum Polresta Malang Kota pada Kuartal I hingga III tahun 2025 mencapai 6,6 hektar. 


Dari jumlah tersebut, sekitar 60% merupakan lahan binaan masyarakat, 37% lahan produktif, dan 3% lahan pesantren.


Untuk Kuartal III, estimasi panen mencapai 3,34 hektar, dengan komposisi dominan jagung pembenihan, jagung manis serta sebagian jagung pipil.


Khusus untuk jagung pipil yang ditanam di 5 lokasi dengan luas 0,64 hektar, diperkirakan menghasilkan 2,56 ton, yang akan siap panen bertahap mulai akhir September hingga Desember 2025.


Lebih lanjut, Kombes Nanang menegaskan bahwa hasil panen jagung nantinya akan disalurkan melalui Perum Bulog untuk memperkuat cadangan pangan nasional.


“Harapan kita, Indonesia tidak perlu lagi mengimpor jagung maupun beras dan kesejahteraan petani dapat semakin meningkat, harga tetap stabil, cadangan pangan aman dan petani mendapat keuntungan yang layak,” tambahnya.


Ke depan, Polresta Malang Kota bersama para stakeholder menargetkan tambahan lahan baru seluas 26,35 hektar pada Kuartal IV tahun 2025, dengan proyeksi produksi jagung pipil sekitar 12 ton.


Kombes Nanang menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk sinergi, soliditas, dan kepedulian Polri bersama masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan, stabilitas harga, dan kesejahteraan para petani lokal.


“Panen raya ini tidak sekadar simbol, Polresta Malang Kota akan terus berkomitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk mendukung swasembada pangan nasional dan menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif,” pungkas Kombes Pol 

Share:

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba di Jakut

 

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggagalkan upaya peredaran narkotika dalam jumlah besar di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Seorang kurir bernama Abdul Rahman alias Amin ditangkap bersama puluhan bungkus sabu, ribuan butir ekstasi, hingga cairan vape mengandung zat berbahaya.


Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengungkapkan, penangkapan bermula pada Jumat (26/9) saat Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim menerima informasi adanya transaksi sabu di kawasan Tanjung Priok. Setelah penyelidikan intensif, tim yang dipimpin Kasubdit IV Kombes Handik Zusen bersama Kanit 3 Subdit IV Kompol Reza Pahlevi berhasil mengidentifikasi dan menghentikan sebuah mobil Honda Brio kuning lemon pada Minggu (28/9).


“Pada saat pemeriksaan kendaraan ditemukan 2 tas putih cokelat yang berisi diduga narkotika, kemudian tim membawa tersangka dan barang bukti ke kantor Direktorat Narkoba Bareskrim Polri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Brigjen Eko Hadi, Senin (29/9/2025).


Dari hasil pemeriksaan, Abdul Rahman alias Amin mengaku diperintah oleh seorang bandar yang disebutnya “Om Bos” untuk mengambil narkoba tersebut. Ia dijanjikan bayaran Rp 5 juta per kilogram sabu yang berhasil ia jual.


Barang bukti yang berhasil disita antara lain:

- 25 bungkus diduga sabu dalam kemasan teh Cina (Guanyingwan)

- 550 butir ekstasi dengan berbagai logo (Transformers, Philips, Adidas, Red Bulls)

- 5 bungkus kecil diduga heroin seberat brutto 27 gram

- 10 liquid vape merek PX diduga mengandung etomidate


Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menegaskan, penangkapan ini menjadi bukti komitmen Bareskrim Polri dalam memberantas peredaran narkotika yang semakin masif dan beragam modusnya. “Kami masih akan melakukan pengejaran terhadap bandar ‘Om Bos’ yang diduga mengendalikan jaringan,” pungkasnya.

Share:

Polres Kediri Kota Amankan Lima Tersangka Pengeroyokan

  


KOTA KEDIRI - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota Polda Jatim berhasil mengamankan Lima pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan hingga pembacokan di Jalan Dworowati Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.


Peristiwa pengeryokan dan penganiayaan itu terjadi pada Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.


Akibat kejadian tersebut, korban berinisial RAS (20) asal Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri mengalami luka-luka hingga dirawat di rumah sakit.


Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana mengatakan peristiwa bermula  korban bersama temannya sedang perjalanan pulang usai ngopi di utara SPBU Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto. 


Saat itu, mereka berpapasan dengan rombongan sekitar 10 motor dari arah utara menuju selatan. Saat di TKP itulah, korban diteriaki cah opo we (anak apa kamu). 


"Rombongan pelaku mengejar sampai di depan Dealer Yamaha Jalan Ahmad Dahlan Kelurahan Ngampel. Lalu memukul salah satu teman korban menggunakan ruyung," terang AKP Cipto, Sabtu (27/9).


Menurut AKP Cipto, kelompok korban sempat berhenti untuk melihat luka yang dialaminya akibat pemukulan tersebut. 


Ketika melakukan upaya balik arah untuk pulang ke rumah, mereka dihampiri oleh kelompok terduga pelaku. 


Hingga akhirnya, terjadilah pemukulan dan pembacokan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit di utara Simpang Empat Mrican. 


"Setelah dapat laporan, kami respon cepat untuk penyelidikan dan rekaman CCTV di sekitar TKP. Alhamdulillah Rabu (24/9/2025) terduga pelaku berhasil kami amankan," ucap AKP Cipto.


Ia menyampaikan, ada sebanyak 10 orang berhasil diamankan Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri Kota. 


Dari hasil pemeriksaan penyidik berdasarkan peran dan perbuatannya, pihaknya menetapkan sebanyak 5 orang sebagai tersangka. 


Sedangkan, sisanya dikembalikan ke rumahnya karena tidak memiliki peran dan statusnya sebagai saksi.


Adapun peran dari lima tersangka masing-masing berinisial FJ (18), anak berhadapan hukum (ABH) berinisial SSK (16) dan RT (16) yang membacok korban menggunakan celurit sebanyak satu kali mengenai pinggang korban.


Selanjutnya, FRA (17) menendang korban sebanyak satu kali menggunakan kaki kanan dan MTM (17) memukul sebanyak satu kali menggunakan ruyung dan memukul  sebanyak 5 kali.


"Pasal yang kita sangkakan ada dua yakni 170 ayat 1 dan 170 ayat 2 kesatu menyebabkan luka-luka," kata AKP Cipto.


Ia menegaskan, pihaknya senantiasa berkomitmen untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Kediri. 


"Kami berharap ke depannya tidak ada yang melakukan aksi kekerasan maupun premanisme di Kota Kediri," pungkasnya. (*)

Share:

Polisi Tangani Kekeringan di Winongan Pasuruan Sulap Mobil Patroli Jadi Armada Air Bersih

 

PASURUAN – Polres Pasuruan melalui Polsek Winongan menyalurkan bantuan sosial berupa 2.000 liter air bersih kepada warga Dusun Dukuh Kidul, Desa Sumberjo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (27/9/2025).


Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin, S.H saat mendistribusikan air bersih untuk warga.


“Hari ini kami bersama perangkat desa menyalurkan dua tandon air bersih kepada warga Dusun Dukuh Kidul yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau,” ujarnya.


Ia menambahkan, distribusi air bersih diambil dari sumber mata air Banyu Biru dan langsung dibagikan kepada masyarakat setempat. 


“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman, tertib, dan disambut antusias oleh warga,” kata AKP Nanang.


Di tempat terpisah, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Irwan memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. 


“Kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat langsung untuk masyarakat. Semoga bisa terus berlanjut sebagai wujud hadirnya Polri di tengah rakyat,” ucapnya singkat.


Sebelumnya, warga Dusun Dukuh Kidul diketahui mengalami krisis air bersih selama musim kemarau. 


Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (*)

Share:

Komitmen Berantas Narkoba Polres Gresik Amankan Dua Tersangka Pengedar Sita Sabu 84 Gram

 

GRESIK - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik Polda Jatim kembali menorehkan prestasi dalam upaya memberantas peredaran narkoba. 


Dua pria berhasil diringkus setelah diduga kuat menjadi pengedar sekaligus perantara jual beli narkotika jenis sabu. 


Dari tangan keduanya, Polisi menyita barang bukti sabu dengan berat bersih mencapai 84 gram.


Penangkapan dilakukan pada Senin (22/9/2025) sekitar pukul 08.30 WIB di sebuah rumah di Jalan Gubernur Suryo Gg 5B/20, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik. 


Kedua tersangka yakni R (49), warga Tlogopojok, dan SA (44), warga Kramatinggil yang berdomisili di Tlogopojok, Gresik.


Kasat Resnarkoba Polres Gresik, AKP Ahmad Yani mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti tim Satresnarkoba.


"Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sabu seberat total 84 gram yang terbagi dalam delapan plastik klip," ujar AKP Ahmad Yani,Senin (29/9).


Ia mengungkapkan, saat dilakukan penangkapan, Polisi menemukan Barang haram itu disimpan dalam sebuah tas kresek hitam dan tempat kacamata.


Selain itu, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain, di antaranya Satu set alat hisap (bong) bekas pakai, Satu pak plastik klip kosong, Satu timbangan digital, Uang tunai Rp7.000.000, Dua unit ponsel Samsung yang diduga dipakai untuk transaksi


"Kedua tersangka kini diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar AKP A.Yani.


Atas perbuatannya Dua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 


Sementara itu Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, mengingatkan masyarakat untuk menjauhi narkoba yang sangat merusak kesehatan dan masa depan. 


Kapolres Gresik juga mengajak warga berperan aktif membantu kepolisian dalam pemberantasan narkoba.


“Jika menemukan adanya tindak pidana narkotika, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan hotline Lapor Kapolres Gresik, WhatsApp di nomor 0811-8800-2006 (LAPORCAKROMA). ” ujarnya. (*)

Share:

Tim SAR Gabungan Polres Magetan Berhasil Evakuasi Korban Longsor Tambang Trosono

 

MAGETAN – Kepolisian Resor Magetan bersama tim gabungan Basarnas, BPBD, Tim SAR, dan relawan bergerak cepat mengevakuasi korban tanah longsor di area tambang galian C di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. 


Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (27/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB dan menewaskan seorang sopir truk bernama Suroso, warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Magetan.


Kejadian bermula saat Suroso tengah mengantre untuk memuat pasir. 


Tiba-tiba tebing galian setempat mengalami longsor dan menimbun korban hingga meninggal dunia di lokasi. 


Laporan kejadian segera ditindaklanjuti dengan pengiriman tim gabungan untuk melakukan pencarian dan evakuasi, meski medan lokasi yang terjal membuat proses penyelamatan tidak mudah.


Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa yang memimpin langsung proses pencarian korban menyampaikan, Tim SAR Polres Magetan bersama BPBD dan relawan sejak Sabtu hingga malam hari dan dilanjutkan hari ini Minggu (28/9/2025).


"Upaya ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi lapangan yang masih labil,"ujar AKBP Erik.


Setelah melalui proses panjang, korban akhirnya berhasil dievakuasi pada Minggu siang (28/9/2025) dan segera dibawa ke Puskesmas Parang untuk dilakukan visum lebih lanjut. 


Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama solid antara Polres Magetan, Basarnas, BPBD, Tim SAR, serta relawan yang terus siaga sejak awal kejadian.


Kapolres Magetan juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. 


Pihaknya mengimbau seluruh pengelola tambang galian untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan kerja, khususnya kondisi tebing yang berpotensi longsor, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. (*)

Share:

Hari Kedua Outbound Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Asah Keterampilan Taktik Hingga Bersosial Empati

 

MOJOKERTO – Memasuki hari kedua Outbound Penutupan Tahap Dasar Bhayangkara (Tupdasbhara), sebanyak 247 siswa Diktukba Polri T.A. 2025 SPN Polda Jatim dihadapkan pada serangkaian tantangan yang lebih kompleks dan bermakna. 


Bertempat di Kawasan "Bernah De Vallei," Pacet, Mojokerto, pada Jumat (26/9/2025), para siswa tidak hanya diuji keterampilan teknisnya, tetapi juga diasah kepekaan sosialnya.


​Aktivitas dimulai sejak dini hari dengan ibadah dan persiapan pribadi. Setelah apel dan sarapan pagi, para siswa langsung memasuki agenda utama, yaitu serangkaian Pos Uji Terampil (PUT).


Sepanjang pagi hingga menjelang siang, mereka dirotasi melalui berbagai simulasi yang menguji kemampuan taktis dan Search and Rescue (SAR), seperti Pendelegasian, Pembebasan Sandera, Evakuasi, Jembatan Penyeberangan, Bendera Kemenangan, Merayap Tambang, Jaring Laba Laba, Turun Tebing dan PPGD.


​Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol. Agus Wibowo, S.I.K., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang secara komprehensif untuk menanamkan Lima muatan fundamental.


Menurutnya, tujuan utamanya adalah mempercepat pengembangan diri (personal development) siswa, yaitu transisi perilaku dari masyarakat umum menjadi anggota Polri yang sejati sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


​“Selain itu, kami menanamkan nilai kepemimpinan (leadership) agar mereka taat pada pimpinan, memiliki kesetiakawanan, serta santun dan dapat menjadi teladan," ujar Kombes Pol Agus.


Masih kata Ka SPN Polda Jatim, aspek krusial lainnya dalam kegiatan itu adalah kerjasama tim (team work) dan kemampuan pemecahan masalah (problem solving) yang mutlak diperlukan dalam tugas di lapangan.


"Muatan terakhir tujuan giat ini adalah membangun sikap optimis yang dilandasi integritas, disiplin, dan semangat untuk masa depan yang lebih baik," tambah Kombes Agus.


​Penekanan pada Lima muatan tersebut terlihat jelas saat para siswa menjalankan Pos Uji Terampil. 


Mereka dituntut menerapkan prosedur, bekerja sama dalam tim, dan berpikir cepat di bawah tekanan, yang merupakan miniatur dari tantangan nyata di lapangan.


​Setelah ditempa dengan berbagai ujian keterampilan, sisi humanis para calon Bintara Polri ditonjolkan pada sore harinya. 


Dipimpin langsung oleh Ka SPN Polda Jatim, perwakilan siswa melaksanakan Bakti Sosial dengan membagikan puluhan paket sembako kepada warga sekitar yang membutuhkan.


​Kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat. Salah seorang warga, Ibu Sutinah, mengucapkan terima kasih.


"Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti. Kami berterima kasih kepada Bapak Polisi dan para siswa. Semoga kelak menjadi polisi yang baik dan selalu ingat kami" ucap warga tulus.


​Menjelang malam, rangkaian kegiatan ditutup dengan tradisi api unggun yang penuh kebersamaan, sebelum akhirnya para siswa dilepas untuk ekspedisi darat kembali ke markas SPN Polda Jatim. 


Hari kedua ini secara efektif menanamkan pelajaran berharga tentang keterampilan teknis, kerja sama tim, dan pentingnya pengabdian kepada masyarakat. (*)

Share:

Densus 88 Gandeng Ulama MUI Cirebon Perkuat Benteng Masyarakat dari Paham Radikal

 

Cirebon – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menjadi pembicara dalam kegiatan Mudzakaroh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran ulama dalam mencegah penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di tengah masyarakat.


Kasubdit Kontra Ideologi Densus 88, Kombes Pol Moh Dofir, mengisi materi tentang strategi pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme. “Materi yang disampaikan tentang strategi pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme di masyarakat,” ujar Kombes Moh Dofir pada Minggu(28/09/2025)


Sekitar 150 ulama se-Kabupaten Cirebon hadir dalam acara tersebut. Mereka mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya deteksi dini dan partisipasi masyarakat untuk mencegah paham IRET berkembang.


Melalui kegiatan ini, Densus 88 AT Polri berupaya meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman terorisme. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi dengan para ulama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi paham radikalisme dan terorisme.

Share:

Sabtu, 27 September 2025

Jaga Kualitas MBG, Kapolres Bojonegoro Tekankan Food Security di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

 

BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi melakukan peninjauan langsung ke Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari yang berada di Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (24/9/2025). 


Kunjungan ini difokuskan untuk memastikan kualitas makanan yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga dan higienis.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Bojonegoro menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap proses pengolahan makanan. 


Ia meminta seluruh pengawas dan pegawai yang bertugas di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari meningkatkan sistem Quality Control melalui penerapan standar Food Security.


“Saya selalu sampaikan pesan ke pengawas dan pegawai SPPG agar proses masak, distribusi, sampai makanan tiba di tempat tujuan, selalu dilakukan dengan pengawasan ketat melalui uji Food Security,” ujar AKBP Afrian Satya Permadi.


Kapolres Bojonegoro menambahkan, pengawasan ini bertujuan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi oleh para penerima manfaat, khususnya anak-anak sekolah, benar-benar aman dan layak dikonsumsi. 


Ia menyebut higienitas makanan merupakan prioritas utama dalam program MBG yang diinisiasi oleh kepolisian.


“Hal ini menjadi penekanan kita, khususnya di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, agar makanan yang sampai ke sekolah tetap dalam kondisi higienis dan aman untuk dikonsumsi,” tegasnya.


Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan yang didukung penuh oleh Polri dalam rangka membantu pemerintah meningkatkan gizi anak-anak usia sekolah. 


Melalui keberadaan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Polres Bojonegoro mengambil peran aktif dalam memastikan kualitas makanan tetap sesuai standar kesehatan.


Lebih lanjut, AKBP Afrian menyampaikan bahwa dukungan Polri terhadap program-program pemerintah bukan hanya dalam bentuk pengamanan, tetapi juga kontribusi nyata di bidang sosial dan kesehatan masyarakat.


“Polri berkomitmen untuk terus mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai modal utama menggapai visi bersama Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.


Peninjauan ini juga menjadi bagian dari evaluasi rutin Polres Bojonegoro untuk memastikan bahwa semua fasilitas pelayanan masyarakat yang berada di bawah pengelolaan institusi kepolisian berjalan optimal dan sesuai standar yang ditetapkan. (*)

Share:

Jogo Jatim Polres Lamongan Rekrut Pelajar Jadi Duta Kamtibmas

 

LAMONGAN – Polres Lamongan Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan Pembentukan Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) tahun 2025 di Ruang Tathya Dharaka Polres Lamongan,Kamis (25/9).


Kegiatan yang diprakarsai oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Lamongan ini merupakan salah satu bentuk upaya mewujudkan kamtibmas kondusif untuk turut serta Jogo Jatim.


PDK dibentuk juga untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, sekaligus menjadi pelopor terciptanya sekolah yang aman, tertib, dan bebas pengaruh negatif.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto yang juga hadir dalam pembentukan PDK 2025 didampingi Wakapolres Lamongan Kompol Made Prawira Wibawa.


"Pelajar Duta Kamtibmas diharapkan bisa menjadi jembatan komunikasi antara sekolah dengan kepolisian, serta mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban," ujar AKBP Agus Dwi Suryanto.


Sebelum dikukuhkan, para pelajar mendapat sejumlah materi dari Kasi SMA Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jatim, Drs. Sujito yang membawakan topik tentang Pelajar Berkarakter Pancasila.


Selain itu Polres Lamongan Polda Jatim juga membekali materi tentang kejahatan yang melibatkan anak, disampaikan oleh Ipda Wahyu Eko Afandi dari Satreskrim.


Selain itu peserta PDK juga dibekali materi tentang bijak bermedia sosial oleh Ipda Purnomo dan mengenai bahaya narkoba oleh Iptu Ridwan dari Satresnarkoba Polres Lamongan serta Ipda Gufron yang memaparkan wawasan kebangsaan.


Melalui program ini, Polres Lamongan Polda Jatim berharap pelajar di Lamongan bisa menjadi garda terdepan menjaga lingkungan sekolah tetap aman, bebas narkoba, dan menjauhi kenakalan remaja.


"Outputnya, pelajar juga akan berperan penting dalam menjaga Kamtibmas di lingkungan sekolah menjadi pelopor terciptanya lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh negatif seperti narkoba dan kenakalan remaja, " pungkas Kapolres Lamongan.


Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pelajar dari SMA,SMK dan MA se - Kabupaten Lamongan Jawa Timur.


Hadir pada kegiatan tersebut Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, Wakapolres Lamongan Kompol Made Prawira Wibawa, Kasi SMA Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jatim Drs. Sujito, Kasatbinmas Polres Lamongan AKP Turkhan Badri, serta narasumber dari Satreskrim dan Satresnarkoba Polres Lamongan. (*)

Share:

Kapolda Jatim Kunjungi Kelompok Nelayan dan Sadar Wisata di Pantai Pasir Putih Situbondo, Beri Bantuan Alat Keselamatan dan Sembako

 

SITUBONDO – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si.,bersama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce, serta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, dan Bhayangkari Polda Jatim kunjungi kelompok nelayan serta kelompok sadar wisata Pantai Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, Jumat (26/9/2025). 


Dalam agenda tersebut, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi kepada masyarakat pesisir yang selama ini turut menjaga keamanan laut. 


Selain itu Kapolda Jatim juga menilai masyarakat pesisir di Situbondo juga telah mendukung sektor wisata, khususnya di kawasan Pantai Pasir Putih yang menjadi salah satu ikon destinasi unggulan di Situbondo.


Kapolda Jatim mengungkapkan, nelayan dan kelompok sadar wisata memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir serta menggerakkan perekonomian daerah.


"Kami berharap sinergi antara masyarakat dan Polri terus terjalin untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” ujar Irjen Pol Nanang di Situbondo.


Suasana silaturahmi berlangsung hangat, diwarnai dialog interaktif antara jajaran Polda Jatim dengan masyarakat pesisir. 


Kelompok nelayan dan penggiat wisata menyampaikan sejumlah harapan, termasuk dukungan keamanan dan pengembangan kawasan wisata agar semakin menarik minat wisatawan.


Kapolda Jatim juga memberikan rompi pelampung untuk keamanan serta bingkisan sembako untuk para nelayan.


Sementara itu, Kapolres Situbondo,AKBP Rezi Dharmawan yang menyambut   kehadiran Kapolda Jatim dan rombongan itu menyampaikan terimakasih atas perhatian Kapolda Jatim kepada warga masyarakat Situbondo khususnya di wilayah pesisir itu.


"Masyarakat pesisir selama ini juga turut berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas dengan pam swakarsa yang kami bina," ujarnya.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan penuh keakraban. (*)

Share:

Jumat, 26 September 2025

Momen Haru: Penyidik Dittipid PPA & PPO Satukan AMK dengan Ayah Kandung dan Kembarannya

  


Jakarta — Kasus AMK, anak perempuan berusia 9 tahun korban kekerasan dan penelantaran, menjadi bukti nyata keseriusan Polri dalam melindungi anak dan menegakkan hukum secara berkeadilan. Melalui Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA & PPO) Bareskrim Polri, penyidik berhasil mengungkap kasus penuh kebiadaban yang dilakukan oleh EF alias YA bersama SNK, sekaligus menemukan identitas keluarga korban dan mempertemukannya kembali dengan ayah kandung serta saudara kembarnya.


Pertemuan penuh haru tersebut berlangsung di sebuah panti sosial pada Jumat, 26 September 2025, dan difasilitasi langsung oleh penyidik Dittipid PPA & PPO bersama pendamping dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) serta Dinas Sosial.


“Ini bukan hanya perkara hukum, tapi juga soal kemanusiaan. Kami berkomitmen memberikan keadilan dan memastikan korban kembali ke lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang,” ujar Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah, Dirtipid PPA & PPO Bareskrim Polri.


Penyidikan kasus AMK diawali dari kondisi anak yang menjadi korban kekerasan berat oleh pasangan pelaku EF alias YA dan SNK. Dari hasil penyelidikan, diketahui korban kerap disiksa dan bahkan dibakar di area kebun tebu Sidoarjo.


Dalam proses rekonstruksi, penyidik memperlihatkan bagaimana tindak kekerasan dilakukan secara berulang. Rekonstruksi ini dipimpin langsung oleh Kasubdit II Anak Dittipid PPA & PPO, Kombes Pol Ganis Setyaningrum, dengan pengawasan Dirtipid PPA & PPO sebagai bentuk transparansi penegakan hukum.


“Setiap langkah penyidikan kami pastikan akuntabel dan berpihak pada korban. Kami ingin menunjukkan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan terhadap anak,” tegas Kombes Pol Ganis Setyaningrum.


Penemuan identitas keluarga AMK bukan hal mudah. Berangkat hanya dari potongan ingatan sang anak tentang sekolah dan gurunya, penyidik melakukan penelusuran intensif lintas kota mulai dari Jakarta, Surabaya, hingga Sidoarjo.


Dari hasil penyelidikan mendalam, akhirnya diketahui bahwa AMK adalah anak kandung dari SG, dan memiliki saudara kembar bernama ASK yang masih tinggal bersama keluarga besar. Kedua pelaku kekerasan, EF alias YA dan SNK, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Bareskrim Polri.


“Kerja keras penyidik ini adalah bukti nyata hadirnya negara dalam melindungi anak. Tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga memastikan anak kembali ke keluarga yang benar,” tutur Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah.


Selain proses hukum, AMK juga mendapat pendampingan psikologis, medis, dan sosial secara intensif. Pemerintah melalui KemenPPPA, Kemensos, dan Dinas Sosial menyiapkan berbagai bentuk dukungan seperti bantuan pendidikan, kebutuhan dasar (sandang, pangan, papan), serta pendampingan psikososial jangka panjang.


Langkah ini menjadi bagian dari pemulihan menyeluruh agar AMK dapat melanjutkan hidup dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang.


Melalui kasus ini, Polri mengingatkan masyarakat untuk tidak abai terhadap tanda-tanda kekerasan di sekitar. Keterlibatan aktif masyarakat sangat penting untuk mencegah kekerasan serupa terjadi.


“Satu laporan Anda bisa menyelamatkan nyawa seorang anak. Jangan pernah diam. Anak adalah amanah bangsa, berhak tumbuh dalam kasih sayang, bukan dalam kekerasan,” pesan Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah dengan tegas.


Kasus AMK menjadi potret nyata komitmen Dittipid PPA & PPO Bareskrim Polri dalam melaksanakan penegakan hukum yang berpihak pada korban serta menjunjung nilai kemanusiaan. Penegakan hukum tidak hanya berhenti pada penindakan pelaku, tetapi juga memastikan hak-hak korban terpenuhi, termasuk perlindungan, pemulihan, dan dukungan sosial.


Dengan kolaborasi lintas lembaga, Polri akan terus memperkuat sistem perlindungan anak di Indonesia agar setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh dalam lingkungan yang aman dan bermartabat.

Share:

Cangkruakan Kamtibmas Polres Pelabuhan Tanjungperak Beri 200 Kunci Ganda Motor ke Warga

 

TANJUNG PERAK - Polres Pelabuhan Tanjungperak terus menggencarkan upaya preventif terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya. 


Salah satunya dilakukan melalui kegiatan “Cangkrukan Kamtibmas Bareng Kapolres” di lingkungan RW 06 Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan Surabaya, Selasa malam (23/9/) yang lalu.


Kegiatan yang berlangsung dari pukul 20.00 hingga 21.30 itu dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, AKBP Wahyu Hidayat didampingi jajaran pejabat utama Polres dan Polsek Krembangan. 


Momen tersebut dimanfaatkan untuk mendengar keluhan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.


Kapolres Pelabuhan Tanjungperak AKBP Wahyu Hidayat melalui Kasi Humas Iptu Suroto menegaskan bahwa kejahatan curanmor masih menjadi perhatian serius kepolisian, terutama di lingkungan padat penduduk. 


"Jadi tadi disampaikan pentingnya kewaspadaan warga terhadap tindak curanmor. Salah satu upaya preventif yang kami lakukan adalah membagikan kunci ganda kepada warga secara simbolis. Ini bentuk nyata komitmen kami untuk melindungi masyarakat," ujar Iptu Suroto.


Lebih lanjut Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan membentuk sistem pengamanan swakarsa, seperti ronda malam dan penggunaan CCTV mandiri. 


"Kami juga menekankan bahwa mencegah lebih baik daripada menindak. Jika masyarakat proaktif, maka potensi pelaku kejahatan bisa diminimalisir," tambahnya.


Selain isu curanmor, dalam kegiatan cangkrukan ini warga juga menyampaikan berbagai keluhan, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga permintaan peningkatan patroli malam. 


Semua aspirasi tersebut ditanggapi langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjungperak dengan solusi yang aplikatif dan mengedepankan kemitraan antara Polisi dan warga.


Ia juga mempraktikkan cara memasang kunci ganda di sepeda motor. 


Diharapkan Kunci ganda ini bisa menghambat pelaku curanmor untuk mencuri kendaraan. 


"Kunci ganda ini penting, pelaku curanmor akan kesulitan saat beraksi sehingga butuh waktu yang lama," tuturnya sembari mempraktikkan cara memasang kunci ganda.(*)

Share:

Mutasi Jabatan Strategis Polri : Ka BIK, Komandan Korps Brimob dan Kapolda serta 60 Personel di Mutasi

 

Jakarta, 26 September 2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan terhadap perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) di bulan September 2025. Dalam dua Surat Telegram Kapolri masing-masing bernomor ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025 dan ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025, tercatat 60 personel Polri mengalami mutasi.


Dalam keterangannya, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan optimalisasi kinerja institusi.


“Mutasi dan rotasi jabatan ini adalah hal yang dinamis dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier dan memperkuat organisasi untuk menjawab tantangan tugas kontemporer dan kedepannya yang semakin terus berkembang untuk memberikan perlindungan dan pelayanan serta mewujudkan Kamtibmas,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo, Jumat (26/9/2025).


Salah satu rangkaian mutasi penting adalah pergantian pucuk pimpinan Korps Brimob Polri. Dalam rotasi tersebut, Irjen Pol Ramdani Hidayat, S.H. yang sebelumnya menjabat Wadankorbrimob kini resmi mengemban amanah sebagai Dankorbrimob Polri. Jabatan Wadankorbrimob selanjutnya diisi oleh Brigjen Pol Reza Arief Dewanto, S.I.K.


Perubahan juga terjadi di jajaran Pasukan Gegana dan Satuan Intel Brimob, di antaranya:


* Kombes Pol Mulyadi, S.I.K., M.H. diangkat menjadi Danpasgegana,

* Kombes Pol Mokhamad Alfian Hidayat, S.I.K. menjadi Dansatintel Brimob, dan

* Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., M.H. menduduki jabatan Dansatjibom Pasgegana.


Mutasi juga menyasar jabatan-jabatan strategis di bidang intelijen dan kewilayahan. Irjen Pol Yuda Gustawan, S.I.K., S.H., M.H. resmi dilantik sebagai Kabaintelkam Polri, menggantikan pejabat sebelumnya. Sementara itu, Brigjen Pol Nanang Rudi Supriatna, S.H., M.H. naik jabatan menjadi Wakabaintelkam Polri.


Tak kalah penting, terdapat rotasi di jajaran Kapolda, antara lain:


* Irjen Pol Dr. Endi Sutendi sebagai Kapolda Sulteng,

* Irjen Pol Djuhandhani R. Puro sebagai Kapolda Sulsel,

* Irjen Pol Helfi Assegaf sebagai Kapolda Lampung, dan

* Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing yang kini menjabat Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, menggantikan Irjen Pol Dr. Agus Nugroho, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadivkum Polri.

* Irjen Pol Dr. Agus Nugroho sebagai Kadivkum Polri.


Dalam mutasi kali ini, satu posisi strategis juga diisi oleh perwira polisi wanita (Polwan). Kombes Pol Dra. AA Sagung Dian Kartini, sebelumnya menjabat Kabaglemwil Rolemtala Stamarena Polri, kini mengemban tugas sebagai Karokerma KL Stamaops Polri.


“Keterlibatan Polwan dalam posisi strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap prinsip kesetaraan dan profesionalitas. Polwan memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan tugas ke depan,” tambah Brigjen Pol Trunoyudo.


Dari dua surat telegram tersebut, berikut rincian lengkap personel yang dimutasi:


* ST/2134/IX/KEP./2025 (19 September 2025):

  Total 43 personel


  * Promosi/Flat: 35 personel

  * Pensiun: 6 personel

  * Gassus: 1 personel

  * Kembali Gassus: 1 personel


* ST/2192/IX/KEP./2025 (24 September 2025):

  Total 17 personel


  * Promosi/Flat: 14 personel

  * Gassus: 3 personel


Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh proses mutasi telah melalui pertimbangan matang dan analisis kebutuhan organisasi.


“Polri senantiasa melakukan pengembangan terhadap personel dan sesuai kebutuhan organisasi, Mutasi ini tidak hanya sebagai penyegaran, tetapi juga bagian dari transformasi organisasi, Operasional, pelayanan serta pengawasan untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” tutupnya.

Share:

Polres Magetan Berhasil Amankan Komplotan Perampok Spesialis Minimarket

 

MAGETAN – Polres Magetan Polda Jatim akhirnya berhasil mengungkap kasus perampokan minimarket 24 jam di wilayah Maospati, Kabupaten Magetan, yang terjadi pada Kamis (4/9/2025) pekan lalu.


Dari hasil ungkap tersebut, Polisi menangkap Dua pelaku utama komplotan spesialis perampok minimarket lintas kota.


Hal itu disampaikan oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa di Gedung Pesat Gatra,Jumat (26/9/2025).


Dua tersangka yang diamankan yakni HK, warga Kabupaten Demak, dan SD, warga Kabupaten Cirebon. 


Dari tangan HK, petugas menyita barang bukti berupa Satu unit mobil Toyota Agya warna putih dengan cutting merah yang digunakan dalam aksi kejahatan. 


“Berkat kerja keras Satreskrim Polres Magetan, kolaborasi dengan Resmob, Jatanras, dan Ditreskrimum Polda Jawa Timur, kedua pelaku sudah kita amankan. Saat ini masih dalam pengembangan di Polda Jatim,” ungkap AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.


Kapolres Magetan menjelaskan, penangkapan kedua tersangka dilakukan di wilayah Depok, Jawa Barat, setelah petugas menelusuri rekaman CCTV dan jejak kendaraan. 


Para pelaku sempat berusaha mengecoh petugas dengan mengubah identitas mobil yang digunakan untuk melarikan diri. 


“Kasus ini kami tangani di Polda Jatim mengingat jaringan pelaku lintas kabupaten dan provinsi,” tambahnya.


Dalam aksinya, para pelaku menggunakan senjata api untuk menakut-nakuti korban. 


Hingga kini, penyidik masih menyelidiki apakah senjata tersebut merupakan senjata api organik atau hanya airsoft gun.


Selain Dua pelaku yang sudah ditangkap, Polisi juga masih memburu dua orang lainnya yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni IMS dan TT, keduanya beralamat di Jakarta Selatan. 


Aparat kepolisian terus melakukan pengejaran untuk menangkap kedua buronan tersebut.


Keberhasilan ini menjadi bukti kesigapan Polres Magetan bersama jajaran Polda Jatim dalam mengungkap kejahatan lintas wilayah, sekaligus memberi rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Magetan dan sekitarnya. (*)

Share:

Polri Siap Tingkatkan Pelayanan Publik Jadi Lebih Cepat dan Transparan

 

Jakarta. Polri menyelenggarakan Forum Belajar Bersama di Ruang Rapat Posko Presisi, Bareskrim Polri. Kegiatan ini diusung sebagai upaya Polri memperkuat pelayanan publik dengan mengedepankan prinsip transparansi dan efisiensi. 


Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan mengusung tema Strategi Polri Presisi Menuju Pelayanan Publik yang Prima dan Anti-Korupsi. Kegiatan ini dipimpin oleh Brigjen Pol Dr. Indarto, S.H., S.Sos., S.I.K., M.Si., selaku Wakaposko Presisi.


Kegiatan ini menghadirkan narasumber Nathalya Wani Sabu yang memiliki beragam pengalaman dalam bidang teknologi dan keamanan siber. Nathalya, yang saat ini menjabat sebagai Senior Adviser Fraud Banking Investigation dan Executive VP Center of Digital Bank/Head of layanan call center bank, serta Ketua Komite Cyber Security Perbanas, memberikan wawasan berharga mengenai penggunaan teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Nathalya Wani Sabu pun menekankan pentingnya membangun pemimpin yang memiliki karakter kuat. Dengan begitu,  mampu memberikan arahan tegas dan memastikan tim bekerja dengan semangat tinggi, meski dalam kesulitan. 


“Pemimpin harus seperti harimau, yang mengaum dengan keberanian dan semangat yang tinggi, meskipun tim yang dipimpin seperti kucing sekalipun,” ujarnya, dikutip Kamis (25/9/25).


Salah satu topik utama yang dibahas adalah strategi pelayanan melalui layanan call center bank dengan keunggulan dalam hal kecepatan respons. Nathalya Wani Sabu menjelaskan, layanan call center bank ini diharapkan dapat memberikan respons dalam waktu kurang dari dua menit.


“Untuk memastikan efisiensi yang mendukung peluang bisnis,” ungkapnya


Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan chatbot untuk menjawab pertanyaan umum. Diharapkan, dengan ini dapat mengurangi beban petugas layanan, meskipun pengembangan chatbot masih terus dilakukan.


Dia juga mengingatkan prinsip penting dalam kepemimpinan yang berbunyi “Bekerjalah dua level di atasmu, sampai gajimu tidak pantas untukmu.” Hal ini menggambarkan pentingnya kerja keras dan dedikasi dalam mencapai tujuan organisasi. 


Lebih lanjut ia menekankan perlunya pemimpin yang mampu menetapkan Key Performance Indicators (KPI) yang terukur untuk menilai keberhasilan transformasi pelayanan publik. Keberhasilan dalam layanan publik, ujarnya, bukan hanya tentang memberikan jawaban yang benar, tetapi juga memberikan pengalaman menyenangkan bagi masyarakat.

Share:

Bareskrim Polri Asistensi Penyelidikan Kasus Keracunan MBG di Sejumlah Daerah

  


Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri turun tangan mengasistensi penyelidikan kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang terjadi di beberapa daerah. Penyelidikan utama ditangani Polda jajaran masing-masing wilayah.


“Untuk MBG yang keracunan itu ditangani Polda masing-masing. Polda, Polres masing-masing. Kita melakukan asistensi proses penanganannya, supaya kita bisa dapatkan fakta untuk keamanan pangan,” kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (25/9/2025).


Helfi menjelaskan, salah satu fokus pendalaman adalah proses pengamanan makanan mulai dari hulu hingga hilir. “Nanti dari hasil pengecekan dan asistensi tentu muaranya memberikan rekomendasi kepada pemerintah, terutama kepada penyelenggara MBG,” ujarnya yang juga menjabat Kepala Satgas Pangan Polri.


Investigasi Keracunan


Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta aparat penegak hukum (APH) untuk turun langsung menginvestigasi kasus dugaan keracunan program MBG. Ia menilai langkah ini penting agar kasus bisa diusut tuntas.


“Kita juga meminta kepada APH untuk juga ikut melakukan investigasi lapangan untuk kemudian membedakan mana yang benar-benar keracunan, kelalaian, mana yang kemudian ada hal-hal yang mungkin ya, sengaja begitu kan,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/9/2025).


Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan keracunan dalam program MBG. Tim ini bertugas memberikan second opinion agar publik memperoleh penjelasan kredibel.


“Kami membentuk tim khusus agar masyarakat mendapat penjelasan awal yang kredibel tanpa mengganggu otoritas BPOM. Diharapkan isu-isu tidak berdasar bisa ditekan dan arah penanganan di lapangan menjadi jelas,” ujar Kepala BGN, Dadan Hindayana.

Share:

Kapolri Lepas Satgas FPU 7 MINUSCA dalam Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah


Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menggelar upacara pelepasan Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) 7 MINUSCA Bhayangkara, yang akan bertugas dalam misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah pada Kamis (25/09/2025). Misi ini menjadi bagian dari kontribusi aktif Indonesia dalam mendukung stabilitas dan keamanan global.


Upacara pelepasan dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di markas besar Polri, sebagai wujud penghargaan atas dedikasi dan kesiapan para personel yang akan membawa nama baik bangsa dalam kancah internasional. Para personel FPU 7 telah menjalani berbagai pelatihan intensif sebagai bekal dalam menghadapi tantangan di wilayah misi.


Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa keikutsertaan Polri dalam misi perdamaian dunia merupakan bagian dari diplomasi aktif Indonesia. “Polri aktif berpartisipasi dalam misi perdamaian PBB. Atas kontribusi tersebut, Indonesia menempati peringkat kelima dunia sebagai negara dengan kontribusi terbesar dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB. Capaian ini akan terus kita tingkatkan, sejalan dengan komitmen Indonesia yang disampaikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Umum ke-80 PBB di New York, 23 September 2025,” ujar Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.


Misi FPU 7 MINUSCA ini tidak hanya menunjukkan profesionalisme dan kemampuan Polri di tingkat internasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang berkomitmen terhadap perdamaian dunia. Dengan semangat Bhayangkara dan integritas tinggi, para personel diharapkan mampu menjalankan tugas dengan baik, menjaga nama baik bangsa, dan memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas global. 

Share:

Kapolda Jatim Resmikan Dapur SPPG di Gresik, Dukung Pemenuhan Gizi 3.452 Siswa

 

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., bersama Pejabat Utama Polda Jatim, meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (25/9/2025). 


Peresmian ini digagas oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik sebagai upaya nyata mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.


Bangunan dapur SPPG berdiri di atas lahan pinjam pakai milik Pemerintah Desa Yosowilangun, dengan luas lahan 13.549 meter persegi dan luas bangunan 426,5 meter persegi. 


Proses pembangunan telah rampung 100 persen, dengan penataan ruangan yang sesuai standar Polri serta asistensi teknis dari Tim Rolog Polda Jatim.


Dalam laporan pelaksanaan, tercatat anggaran operasional sebesar Rp452,7 juta telah dicairkan pada 25 Agustus 2025 setelah melalui tahapan verifikasi administrasi dan survei lapangan. 


Tim inti yang akan mengelola dapur ini terdiri dari Kepala SPPG Iones Ariadi Kamandanu, S.Pd., PIC SLB Mila Andiyani, Ahli Gizi Armyati Permana, S.Gz., Akuntan Amry Ulinnuha, S.Ak., serta 47 relawan.


Target penerima manfaat program ini mencapai 3.452 siswa dari berbagai jenjang pendidikan di kawasan Yosowilangun dan Randuagung. Rinciannya meliputi 400 siswa TK/PAUD, 1.800 siswa SD/MI, 725 siswa SMP, dan 527 siswa SMA.


Kapolda Jatim melalui Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa keberadaan dapur gizi ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap tumbuh kembang generasi bangsa. 


“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga berkomitmen dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dapur gizi ini adalah langkah nyata dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak,” ujar Kombes Abast.


Sementara itu Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu menambahkan, program dapur SPPG ini diharapkan bisa berjalan berkesinambungan dengan dukungan lintas sektor. 


“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan asupan gizi seimbang demi masa depan yang lebih baik,” kata AKBP Rovan.


Kedepan, rencana pembangunan tahap II juga telah disiapkan, antara lain pengembangan dapur SPPG di Manyar Rejo, Bedilan, dan Randuagung dengan memanfaatkan aset pinjam pakai dari pemerintah desa maupun tanah milik Polri.


Masyarakat menyambut baik peresmian dapur SPPG ini. 


Dukungan juga datang dari jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat, di antaranya Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, Ketua MUI Gresik KH. Ainur Rofiq Toyyib, Ketua PCNU Gresik Drs. KH. Mulyadi dan berbagai organisasi keagamaan seperti LDII, FORMAGAM, PGIS, BAMAG, PHDI, Muhammadiyah, dan FKUB.


Kehadiran berbagai elemen itu menunjukkan dukungan luas terhadap program dapur gizi Polres Gresik yang diharapkan mampu menjadi model kolaborasi kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Mereka juga menilai inisiatif Polri dan Bhayangkari tersebut sebagai bukti kepedulian nyata terhadap kesehatan anak-anak di Gresik. (*)

Share:

Bareskrim Polri Ungkap Sindikat Pembobolan Rekening Dormant Senilai Rp204 Miliar, 9 Tersangka Diamankan

 

Jakarta, 25 September 2025 – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan sindikat pembobolan rekening bank dormant dengan total kerugian mencapai Rp204 miliar. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja tim Subdit 2 Perbankan yang diawali dari laporan polisi pada 2 Juli 2025 dan penyelidikan intensif sejak awal Juli.


Sindikat ini diketahui menyamar sebagai Satgas Perampasan Aset dan berhasil menyusup ke dalam sistem perbankan melalui kerja sama dengan oknum internal bank. Mereka menyasar rekening-rekening dormant—rekening yang tidak aktif—untuk kemudian memindahkan dana secara ilegal ke sejumlah rekening penampungan.


Dalam konferensi pers, Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Helfi Assegaf mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga yang solid.


“Kunci keberhasilan pengungkapan tindak pidana ini adalah respon cepat, analisis mendalam, kecermatan, dan kerja keras penyidik Subdit 2 Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri, yang didukung oleh koordinasi intensif dan berkesinambungan dengan PPATK,” ujar Brigjen Helfi Assegaf di Bareskrim Polri, Kamis (25/9).


Menurut Brigjen Helfi, eksekusi pembobolan dilakukan pada hari Jumat pukul 18.00 WIB, di luar jam operasional, untuk menghindari sistem deteksi internal bank. Salah satu eksekutor, yang merupakan mantan teller bank, diberikan User ID Core Banking System oleh Kepala Cabang Pembantu. Dari situ, dana Rp204 miliar berhasil dipindahkan tanpa sepengetahuan nasabah.


Dana tersebut kemudian disebar ke 5 rekening penampungan, sebelum akhirnya terdeteksi oleh pihak bank yang segera melaporkan ke Bareskrim.


Polri menetapkan 9 orang tersangka, terdiri dari tiga kelompok:


1. Oknum Karyawan Bank:

- AP (Kepala Cabang Pembantu)

- GRH (Consumer Relation Manager)


2. Pelaku Pembobolan:

- C alias K (Mastermind, mengaku sebagai Satgas)

- DR (Konsultan hukum)

- NAT (Eks pegawai bank, eksekutor transaksi ilegal)

- R (Mediator)

- TT (Fasilitator keuangan ilegal)


3. Pelaku Pencucian Uang:

- DH (Pembuka blokir rekening)

- IS (Pemilik rekening penampungan)


Dua tersangka, yakni C alias K dan DH, juga diduga terlibat dalam kasus penculikan Kepala Cabang Bank BRI Cempaka Putih, yang saat ini ditangani oleh Polda Metro Jaya.


Selain memulihkan seluruh dana senilai Rp204 miliar, penyidik juga mengamankan:


* 22 unit ponsel

* 1 hard disk eksternal

* 2 DVR CCTV

* 1 mini PC

* 1 laptop Asus ROG


Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal dari empat undang-undang berbeda, antara lain:


* UU Perbankan: Maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp200 miliar

* UU ITE: Maksimal 6 tahun penjara dan denda Rp600 juta

* UU Transfer Dana: Maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp20 miliar

* UU TPPU: Maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar


Brigjen Helfi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi penyalahgunaan rekening dormant.


“Kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa memantau aktivitas rekening secara rutin, memperbarui data diri, dan mengaktifkan notifikasi transaksi. Hal ini penting agar tidak menjadi sasaran sindikat pembobol bank,” tegasnya.


Polri saat ini masih mengembangkan kasus ini untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan sindikat tersebut.

Share:

Kamis, 18 September 2025

Bedah Rumah Warga di Tulakan, Polres Pacitan Peringati Hari Jadi Polwan ke -77

 

PACITAN – Polres Pacitan Polda Jatim melaksanakan kegiatan sosial berupa bedah rumah milik warga dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-77 tahun 2025. 


Acara peletakan batu pertama oleh Kabag SDM Polres Pacitan, Kompol Lilik Sulastri,  berlangsung pada Rabu (17/9/2025) di rumah Boiran, warga RT 3 RW 6 Dusun Tenggar, Desa Kluwih, Kecamatan Tulakan.


Polwan senior itu menyampaikan bahwa bakti sosial tersebut merupakan wujud kepedulian Polri, khususnya Polwan, terhadap masyarakat yang membutuhkan.


“Peringatan HUT ke-77 Polwan tidak hanya menjadi momentum refleksi, tetapi juga ajang untuk berbagi dengan masyarakat,"ujarnya.


Kompol Lilik mengungkapkan melalui program bedah rumah ini, Polres Pacitan Polda Jatim ingin membantu warga agar bisa memiliki hunian yang lebih layak.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Pacitan, Heru Tunggul Widodo. 


Heru menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan komunitas masyarakat dalam mengatasi persoalan perumahan.


“Program seperti ini sangat membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi langkah Polres Pacitan yang secara nyata menunjukkan kepedulian kepada warga,” ujar Heru.


Selain itu, jajaran Pemdes Kluwih dan Polsek Tulakan juga ikut mendukung acara ini. Dukungan datang pula dari Komunitas Petarung Kehidupan Pacitan yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial.


Boiran, pemilik rumah yang dibedah, tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengucapkan terima kasih kepada Polres Pacitan dan semua pihak yang telah terlibat.


“Saya sangat berterima kasih. Semoga Polres Pacitan selalu diberi kesehatan, kelancaran, dan dilindungi Allah dalam menjalankan tugas,” kata Boiran.


Bedah rumah ini direncanakan berlangsung beberapa pekan hingga rumah selesai direnovasi dan bisa ditempati dengan kondisi yang lebih layak. 


Program semacam ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk ikut serta dalam gerakan peduli sesama.


Kegiatan sosial yang dikemas dalam rangka Hari Jadi Polwan RI ke-77 ini sekaligus menjadi bukti bahwa kepolisian bukan hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan. 


Semangat berbagi yang ditunjukkan Polwan Pacitan memberikan pesan kuat bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi nyata.


Dengan adanya sinergi lintas sektor, diharapkan persoalan rumah tidak layak huni di Pacitan dapat semakin berkurang. 


Program ini juga menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial adalah bagian penting dari kehidupan bermasyarakat. (*)

Share:

Perdalam Kompetensi Forensik Kepolisian, Bidlabfor Polda Jatim Gelar Coaching Clinic di Polres Situbondo

 

SITUBONDO – Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jawa Timur menggelar Coaching Clinic penerapan metode Scientific Crime Investigation (SCI) dalam penanganan perkara oleh Polri yang digelar  di Aula Tantya Sudhirajati Polres Situbondo, Rabu (17/9/2025). 


Kegiatan ini dibuka langsung oleh  Kabidlabfor Polda Jatim, Kombes Pol Marjoko bersama Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan diikuti oleh Wakapolres Situbondo Kompol Indah Citra Fitriani, Pejabat Utama Polres Situbondo, Kapolsek Jajaran dan para Kanit di jajaran Polsek.


Tim Labfor Polda Jawa Timur yang hadir sebagai narasumber diantaranya Kasubbidfiskom AKBP Lukman, Kasubbiddokupal AKBP Dedy Prasetyo, Kasubbidbalmet AKBP Agus Santosa, S.T., Kasubbidkimbio AKBP drh. Tri Yuni Eriadi, M.Si., PS. Kasubbidnarkoba Kompol Handi Purwanto, S.T.


Kabidlabfor Polda Jatim, Kombes Pol Marjoko dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi penyidik dalam menjawab tantangan pembuktian kasus yang semakin kompleks dan memerlukan keahlian khusus.


"Khususnya dalam bidang olah TKP, pemeriksaan barang bukti berbasis ilmu forensik, penerapan SOP dengan penuh kehati-hatian, pengorganisasian personel yang efektif, serta pemanfaatan teknologi forensik terkini," kata Kombes Pol Marjoko.


Ia menegaskan, Forensik memiliki peran vital dalam mengungkap kebenaran dan mendukung proses peradilan.


"Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan profesionalisme anggota di lapangan, sehingga penanganan perkara dapat dilakukan secara akurat dan berbasis pembuktian ilmiah” ujar Kombes Marjoko.


Sementara itu Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kabidlabfor Polda Jatim bersama Tim dalam kegiatan Coaching Clinic.


Ia menekankan kepada seluruh peserta mengikuti materi dengan serius agar dapat diaplikasikan dalam penanganan kasus di wilayah hukum Polres Situbondo.


“Manfaatkan kesempatan ini dengan baik, pastinya nanti ilmu yang diperoleh akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan penyidik, terutama dalam mengumpulkan dan menganalisis barang bukti secara ilmiah,”ujar AKBP Rezi Dharmawan kepada para peserta.


Usai sambutan dilanjutkan materi diantaranya jenis pemeriksaan pada Subbid balistik metalurgi oleh Kasubbidbalmet AKBP Agus Santosa.


Sedangkan materi Tata Cara Permintaan Pemeriksaan Pada Subbid Dokumen dan Uang Palsu oleh Kasubbiddokupal AKBP Dedy Prasetyo. 


Kemudian materi pemeriksaan TKP dan BB secara Scientific Crime Investigation (SCI) oleh Kasubbidfiskom AKBP Lukman serta materi pemeriksaan DNA oleh Kasubbidkimbio AKBP drh. Tri Yuni Eriadi dan terakhir materi narkoba forensik oleh PS. Kasubbidnarkoba Kompol Handi Purwanto.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung dengan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. 


Berbagai topik penting mengenai penyelidikan forensik, prosedur teknis di lapangan, serta tantangan yang dihadapi dalam penanganan kasus-kasus khusus dibahas secara mendalam. 


Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalitas Polri di bidang forensik. (*)

Share:

Senin, 15 September 2025

Polisi Kerahkan 4.562 Personel, Pastikan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Humanis

 

Jakarta. Polda Metro Jaya menurunkan 4.562 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik di Jakarta, hari ini. Hingga pagi ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) masih terpantau aman dan kondusif.


"Sejak pagi ini situasi masih aman terkendali. Polda Metro Jaya hadir 24 jam di lapangan, seluruh anggota melaksanakan tugas preventif, edukasi, hingga penegakan hukum," jelas Kabidhumas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan, Senin (15/9/25).


Brigjen Pol. Ade Ary menegaskan bahwa Kapolda Metro Jaya telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pengamanan aksi secara humanis. Menurutnya, massa aksi adalah bagian dari masyarakat yang harus dilayani.


"Yang menyampaikan pendapat itu saudara-saudara kita, adik-adik kita, bahkan anak-anak kita. Karena itu pengamanan harus dilakukan dengan pendekatan humanis. Jangan sampai melukai hati masyarakat, tetapi justru melayani dengan penuh ketulusan," jelasnya.


Polda Metro Jaya, ujarnya memastikan masyarakat tidak perlu khawatir menjalankan aktivitas di Ibu Kota. Polisi juga menyiapkan layanan darurat 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa.


"Kami siap dihubungi. Masyarakat akan langsung terhubung dengan polres setempat atau eskalasi ke Polda Metro Jaya bila dibutuhkan. Intinya, kami hadir di lapangan 24 jam untuk masyarakat," ungkapnya.

Share:

Jalankan Misi Kemanusiaan, 247 Siswa Diktuk Bintara SPN Polda Jatim Tempuh Ekspedisi Darat 15 KM

 

MOJOKERTO - Kepala Sekolah Polisi Negara (Ka SPN ) Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K memimpin prosesi flag off melepas 247 siswa Diktuba Polri untuk memulai ekspedisi yang sarat makna. 


Ratusan siswa Bintara Polri itu akan menempuh jarak impresif sejauh 15 kilometer pada Minggu (14/9/2025).


Kombes Pol Agus mengatakan, para siswa Diktuba Polri ini akan menapaki jejak pengabdian dalam kegiatan Ekspedisi Darat III.


Ia menegaskan bahwa Ekspedisi Darat merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan pembentukan Bintara Polri yang modern dan adaptif.


Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk mencapai tujuan membentuk fisik yang prima dan mental yang humanis.


"Ini sebuah agenda yang menguji ketahanan fisik sekaligus memupuk kepekaan sosial di sanubari para calon Bhayangkara negara," ungkap Kombes Agus, Minggu (14/9/25).


Ka SPN Polda Jatim juga menegaskan tujuan utama kegiatan ini tidak hanya untuk mengukur daya tahan dan kekuatan fisik para siswa, tetapi yang lebih fundamental adalah menanamkan jiwa korsa, empati, dan kepekaan sosial sejak dalam kandungan pendidikan.


Rute yang dilalui bukanlah jalanan protokol, melainkan jalur yang membelah jantung perdesaan, melintasi Dusun Glonggongan, Singopadu, Ngastemi, Kutoporong, Tunggulmoro, Kenunguneng, Karangnongko, Sumberkarang, Kedunguneng, Sukosari, Peterongan, hingga Puloniti, sebelum akhirnya kembali ke titik awal.


"Ekspedisi darat kali ini tak hanya sekadar pembinaan fisik, ratusan siswa Diktukba membawa misi mulia, menebar kebaikan melalui bakti sosial kemanusiaan dan bakti religi," terang Kombes Agus.


Di sepanjang rute, mereka menyapa warga dan membagikan bantuan sosial berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan. 


Senyum tulus dan sapa warga menjadi penyemangat bagi para siswa.


Sementara itu Kepala Korps Siswa (Kakorsis) AKBP Agung Setyono mengatakan, puncak dari misi kemanusiaan ini adalah saat rombongan singgah untuk melaksanakan bakti religi di Yayasan Pondok Pesantren Mamba'ul Hikmah. 


"Di sana, para siswa menyerahkan bantuan beras yang diterima langsung oleh pengasuh pondok pesantren," ujar AKBP Agung.


Tiba di pesantren, Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Mamba'ul Hikmah, Gus Muwafiqul Huda, menyambut hangat kehadiran para siswa Diktukba Polri. 


Dengan wajah berseri, ia menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh institusi Polri melalui para calon penerusnya.


Gus Muwafiqul Huda mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran serta kepedulian para calon Bhayangkara negara ini. 


"Bagi kami, ini bukan sekadar bantuan beras, tetapi sebuah pesan simbolis yang kuat bahwa Polri hadir dan peduli terhadap lembaga pendidikan keagamaan seperti kami," ungkapnya.


Gus Muwafiqul Huda mengatakan kehadiran para siswa Diktuba Polri SPN Polda Jatim itu menjadi teladan yang baik bagi para santri yang diasuhnya.


"Ini menunjukkan bahwa semangat pengabdian harus ditanamkan sejak dini." ujar Gus Muwafiqul.


Ia pun mendoakan agar para siswa Diktukba Polri SPN Polda Jatim kelak menjadi abdi negara yang amanah.


"Semoga langkah baik ini menjadi ladang ibadah, dan kelak mereka semua menjadi polisi yang profesional, amanah, dekat dengan ulama, dan senantiasa dicintai oleh masyarakat," tutupnya. (*)

Share:

Blog Archive